Sabtu, 28 Agustus 2010

PESONA SUMBING


Jauh sudah perjalanan yang kulalui
Keringat menetes di sekujur tubuh ini
Beban dipundak terasa kian berat
Setapak demi setapak
Rimbunan pohon bertambah lebat
Gelak canda menyertai langkah-langkah gontai
Bahu membahu dalam sebuah persahabatan abadi
Semangat semakin menyala-nyala
Tatkala puncak sumbing melambaikan tangan perkasa
Sirna sudah letih dan penat
Damai……….
Hangatnya kabut sumbing menyelimuti jiwa ini
Kilauan bintang laksana intan bertaburan
Cahaya rembulan permata malam
Aroma belerang membuat setiap insan mabuk kepayang
Gemericik air lembah memecah kesunyian
Damai…..
Tuhanku……keagunganMu….
Mahakarya yang tiada tandinganya
Tuhan……
Tidak bisa keperkasaanMu tidak bisa kuungkapkan dengan kata
Tuhan…..aku begitu kecil….



(lhies. 2010)

1 komentar: